Women & Marriage

Couple of days ago, I overheard a conversation between 2 fathers.

They were talking about their daughters.

Looked like father 2’s daughter was almost 40 but hadn’t got married yet.

Father 1 then asked father 2 whether she had a boyfriend yet or not.

Father 2 said that she was having a relationship right now but he wasn’t quite pleased with the man because although he was the same religion, but he came from different tribe.

And what father 1 said to his friend as a respond, kinda stunned me.

Father 1 said :

Well, it’s better than not getting married, right?

Okayy..

Reality check here.

… continue reading this entry.

The Passengers

‘The Passengers’ dibintangi oleh Anne Hathaway dan Patrick Wilson bercerita tentang kecelakaan pesawat di mana Anne yang berperan sebagai seorang therapist bertugas menangani para penumpang yang selamat untuk mengatasi trauma mereka akan kecelakaan itu.

ketika satu per satu penumpang yang menjadi pasiennya dalam sesi berbagi kelompok menghilang, Claire (si Anne) pun mulai curiga bahwa mungkin pihak maskapai penerbangan ada kaitannya dengan hal ini.

Bagaimana kisah selengkapnya?

Silahkan ditonton sendiri, hihihi..

Karena bukan itu yang mau gua bahas tapi ada adegan menjelang akhir yang bikin gua sukses nangis bombay, huhuhu..

Jadi keinget ma lagunya Ronan Keating yang ‘If Tomorrow Never Comes’.

If tomorrow never comes
Will she know how much I love her?
Did I try in every way to show her everyday
That she’s my only one..

Nah, gimana kaga nangis bombay ‘bo pas nonton adegan yang mengingatkan gua akan lagunya Ronan itu?

We don’t know when our time in this world is up.

… continue reading this entry.

2 Wanita Hamil

Ini kisah cerita di sinetron “Melati untuk Marvel” yang mana 2 tokoh wanita dalam sinetron tersebut diberitahu dokter bahwa mereka sedang hamil.

Yang mana reaksi keduanya amat bertolak belakang.

Yang satu menyambut dengan senyuman lebar di wajahnya dan pelukan hangat dari sang suami serta kegembiraan sang mertua perempuan yang akan segera menjadi seorang nenek.

Sementara wanita satunya lagi hanya bisa menangis mengetahui keadaan dirinya yang kini sedang mengandung anak dari lelaki yang bukan suaminya, melainkan suami dari wanita yang sedang berbahagia di atas!

Yupp..

Si Andikha awalnya masih cinta sama mantan pacarnya, Shafa.

Walaupun dirinya telah menikah dengan Aurel, Dhika masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya harus berpisah dengan Shafa.

Shafa yang telah menjalin hubungan dengan Reihan pun belum bisa sepenuhnya melupakan Dhika.

Suatu hari mereka menghabiskan malam bersama dan menyatukan cinta mereka dalam hubungan yang hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami istri.

Kejadian yang hanya terjadi sekali namun membuahkan benih yang berkembang menjadi janin dalam kandungan Shafa.

Seiring waktu, perasaan Andhika pun mulai berubah, Andhika jadi jatuh sayang dan makin cinta dengan Aurel.

Di siang sebelum Shafa memeriksakan diri ke dokter karena kondisinya yang kurang sehat, Andhika dan Shafa bertemu di sebuah restoran.

Shafa mengabarkan dirinya telah dilamar oleh Reihan dan akan segera menikah.

Dhika mengucapkan selamat tanpa kecemburuan sama sekali.

Dhika juga bilang bahwa dirinya telah mencintai istrinya dan dia bilang ma Shafa bahwa sebaiknya mereka tidak usah bertemu kembali di masa yang akan datang.

Shafa setuju dan mereka berpisah jalan.

Tapi..

Setelah mengetahui dirinya hamil anaknya Dhika, bagaimana kah Shafa harus melanjutkan hidupnya?

Apakah ia harus tetap mempertahankan anak dalam kandungannya itu atau digugurkan?

Bagaimana dengan Reihan? Haruskah ia memberitahu Reihan mengenai keadaannya?

Bagaimana bila Reihan tidak bisa menerima dirinya?

Saksikan kelanjutannya di ‘Melati untuk Marvel’ setiap hari mulai pukul 7 malam hanya di SCTV!

Lhoo..

Kok jadi ngiklan, hahahaha :p

Anywayy..

Cuplikan adegan di atas itu bikin gua jadi berpikir..

… continue reading this entry.

I’m Loving It – Part 2

Ngga tau kenapa, semalam sambil nonton “Melati untuk Marvel” ma “Cinta Fitri 3”, gua berasa pengeeeeen bener nyari2 quotes lagi.

Jadi yaa di sela2 iklan, gua nyari2 quotes dhe via Google.

And uhuyy..

Nemu lumayan banyak yang baguss, aahh, hati jadi senaaang, hihihi..

Here are some dari hasil temuan gua kemarin malam :

Harvey Fierstein : Never be bullied into silence. Never allow yourself to be made a victim. Accept no one’s definition of your life, define yourself.

Huaa.. Mungkin quote di atas itu yang paling ‘ngena’ dari hasil pencarian gua semalam.

Ketika gua bikin postingan buat ‘ORI-MWS : Dear Me, 15 Years Ago’, kalimat terakhir itu salah satu yang gua masukin ke dalam ‘percakapan’ dengan diri gua di masa lalu.

And I guess it’s true.

We must have our own definitions on anything, especially important things that matter the most to us.

Make your own definition of happiness, success, yourself, your life, etc.

And though you may not live up to your own standards now, that’s okay, at least you know you’re heading to the right direction and you shouldn’t let anyone steer you away to their goals.

Masing2 dari kita punya standar yang beda dalam mendefinisikan sesuatu.

Tiap dari kita menginginkan hal yang berbeda (atau sama) untuk alasan yang berbeda (ataupun sama).

And kita punya hal penting yang berbeda dalam hidup kita.

And that’s okay and emang udah sebaiknya demikian.

Karena we’re only living our life, not others’.

Soo..

Shouldn’t be bothered on how people are living their lifes.

We might go in the same way but most most likely we’ll be heading in different directions.

Just enjoy the journey of your life ^o^

Lanjuttt..

… continue reading this entry.

Questions & Answers

I love questioning..

About anything, penting ataupun ngga penting, ada banyak pertanyaan yang melintas dalam otak gua and terkadang bisa sih diabaikan.

Tapi most of the time selalu ada pertanyaan yang always keeps coming back yang akhirnya mau ngga mau terpaksa harus dikeluarkan dari kepala dan dilontarkan ke seseorang supaya gua ngga penasaran, hahahaha..

But the more I question, the more I know that somehow..

I gotta find the answers myself.

Karena most of the things I questioned itu bukan a closed end question yang jawabannya sesuatu yang pasti tapi more like an open question that can give me hundreds of different answer.

… continue reading this entry.

The Glow

Kemarin ini lagi ngobrol2 ma Ria via YM and dia nyaranin supaya gua bikin foto studio ma temen2 gua before I turn 30 this year.

Ada apa dengan usia 30 tahun?

Menurut dia, wanita yang telah memasuki usia 30 tahun akan kehilangan ‘cahaya’-nya.

Hmm..

Benarkah?

Gua tadinya ngga terlalu merhatiin seeh, tapi abis dia bilang githu baru dhe mulai merhatiin.

And I guess she’s right.

I know what’s been missing in women in their 30s.

It’s..

Their youth.

Ahahaha.. Itu seeh udah tau yaa :p

But like it or not, we’re growing older from time to time.

… continue reading this entry.

Bising vs Suara Hati

I’m sure I’ve read this somewhere tapi gua ga bisa inget di mana gua pernah membacanya.

I guess it’s either in “Shut Up, Stop Whining & Get A Life” atau ngga ya di “Discover Your Destiny”.

Anywayy, ± apa yang gua baca itu bunyinya seperti ini :

Orang yang senang menyalakan tv atau mendengarkan musik dengan volume keras sampai dirinya tertidur, adalah mereka yang tidak mau mendengarkan suara hatinya sendiri

Yaa.. Kurang lebih seperti itu dhe, huehehehe..

Ntah kenapa, pas baca kalimat itu untuk pertama kalinya, kalimat itu lumayan nyantol di otak and lumayan menyentil something inside of me, ahaha..

Iyaa..

Pastinya kalau keadaan di sekitar kita itu bising, boro2 bisa hear the voice within, wong dengerin suara orang lain yang ada di dekat kita aja sulit ditangkap dengan jelas apa yang dia katakan.

Biasanya untuk mendengarkan suara dalam diri kita itu dibutuhkan ketenangan.

Hanya dengan ketenangan, sayup2 suara itu akan mulai terdengar hingga lama2 menjadi jernih dan jelas.

Until now gua ngga bisa membedakan voice of my head ama voice of my heart.

Gimana cara ngebedainnya ya?

… continue reading this entry.

Which One is Better?

Plastik katanya butuh ribuan tahun untuk bisa terurai.

Karena itu sebisa mungkin penggunaan plastik harus diminimumkan.

Ramailah orang beralih ke paper bags.

Tapi kertas itu khan terbuat dari batang pohon yang udah diolah sampai jadi kantong kertas yang banyak dipakai di beberapa resto fast food.

Emang sih pertumbuhan pohon ga butuh sampai ribuan tahun tapi khan tetap aja sekali dibabat pasti banyak dhe.

Coba aja diliat kita butuh kertas banyaaaak bener.

Mulai dari buat nge-faks, struk atm, bukti pembayaran, nota penjualan, cek and giro, buku tulis, buku pelajaran, novel2, brosur iklan, dan masih banyaaak lagi.

Otomatis banyak pohon dibabat untuk sekali produksi untuk memenuhi kebutuhan di atas.

Masalahnya, waktu tumbuh pohon itu kalah cepat ama speed pembabatannya.

Kalau udah gini khan repots ya?

Lagi itu di Oprah pernah ada pertanyaan :

Which one is better? Plastic bags or paper bags?

Jawabannya adalah :

… continue reading this entry.

When It’s Yours..

.. it will come back to you again..

Ketika kehilangan sesuatu, setelah ngubek2 nyari ke sana2 tapi ngga ketemu, my Mom used to say :

Kalau emang masih milik, kita akan mendapatkannya kembali

Walau kadang ngga terpikirkan caranya, apa yang kita cari pasti akan kembali lagi kepada kita, kalau hal itu memang masih milik kita.

And she’s right!

Ada 2 kejadian yang gua inget bangets, salah satu di antaranya baru kejadian belum lama ini.

Yang pertama itu anting.

Don’t know how anting gua ilang sebelah padahal gua yakiiin bangets dari rumah itu make lengkap sepasang, tapi udah dicari2 di sana sini dalam mobil tetap aja ga ketemu.

Udah pasrah dan merelakan tuh anting lenyap, eehh tau2 gua menemukannya di kamar mandi Tante gua!

Hahahaha..

Aneh bangets dah, padahal that day gua belum ke kamar mandinya dia selain saat gua menemukan anting itu.

Jadi berasumsi..

Bisa aja anting gua itu nempel di sepatu or sandal salah satu yang ada di mobil itu and pas orang itu ke wc, anting gua copot dan tertinggal di sana.

Atau..

Jangan2 tuh anting nyangkut di baju gua and pas gua ke tuh kamar mandi, plukk, tuh anting tergelincir dari baju dan jatuh ke lantai supaya keliatan ama gua and dibawa balik pulang.

Well..

Bagaimanapun caranya, karena mang masih milik, maka gua bisa kembali menemukannya.

… continue reading this entry.

Sama vs Beda

Akur vs Cekcok

Ntah siapa yang menanamkan nih pola pikir dalam diri gua, tapi gua selalu beranggapan kalau orang yang mirip sifatnya itu harusnya bisa get along well together.

Harusnya mereka lebih bisa memahami satu sama lain karena biar gimana khan mereka sama githu lhoo..

Maka dari itu gua juga beranggapan yang kebalikannya, kalau beda pasti ngga cocok, bakal banyak gesekan yang terjadi, singkatnya dunia ga bakal tenang dhe aww..

Tapi ternyataa..

Ngga selalu githu juga ya.

Tergantung sama-nya dalam hal apa and beda-nya dalam hal apa serta seberapa jauh mereka memandang dan menyikapi baik persamaan maupun perbedaan yang terbentang di antara mereka.

Misalnya gini..

… continue reading this entry.

« Older entries