Questions & Answers

I love questioning..

About anything, penting ataupun ngga penting, ada banyak pertanyaan yang melintas dalam otak gua and terkadang bisa sih diabaikan.

Tapi most of the time selalu ada pertanyaan yang always keeps coming back yang akhirnya mau ngga mau terpaksa harus dikeluarkan dari kepala dan dilontarkan ke seseorang supaya gua ngga penasaran, hahahaha..

But the more I question, the more I know that somehow..

I gotta find the answers myself.

Karena most of the things I questioned itu bukan a closed end question yang jawabannya sesuatu yang pasti tapi more like an open question that can give me hundreds of different answer.

Kalau gua nanya soal matematika :

1 + 1 = berapa sih?

Gua akan mendapatkan jawaban seragam : 2.

Tapi kalau ‘1+1’ sebagai pertanyaan terbuka, jawabannya bisa macam2 juga lho, sedikitnya ada 3 yang gua tau.

Kalau dulu konteks matematika jawabannya ya 2.

Kalau dalam konteks memulai pernikahan, dibilang :

Dan mereka bukan lagi dua, melainkan satu.

Kalau dalam konteks perkembangbiakkan, ‘1+1’ itu bisa jadi jawabannya mulai dari 0 sampai banyaaaak bener.

0 itu maksudnya belum juga punya anak, huehehe, jadi otomatis keturunannya masih belum ada :p

Tapi kalau yang gua pertanyakan adalah :

Apa sih cinta itu?

Apa alasan seseorang menikah?

Kenapa milih dia untuk dinikahi dan bukan yang lainnya?

Rasanya meninggal tuh seperti apa sih?

Sakitan mana sakit hati ma sakit gigi?

Kenapa memutuskan untuk berubah?

Hal apa yang membuat elo akhirnya mau (atau terpaksa) berubah?

And so soo many other questions yang jawabannya amat sangat mungkin beragam sekali and most likely antara satu orang dengan orang lainnya akan memberikan jawaban yang berbeda.

I love questioning.

And people can give me their inspiring, mind-challenging, eye-opener kind of answers, but somehow..

For some of the questions I have in mind, I still need to find the answer within.

I can always ask people when it relates to their experiences, their opinions, their dreams and their life.

But when it comes to mine, they can only give me their point of views.

Jawaban yang harus gua proses untuk ‘menyempurnakan’ jawaban yang selama ini masih mengambang di awang2 dan menanti untuk dicerna sebelum diuntai dalam suatu rangkaian yang make sense to me.

Ya semisalnya gini, ngga mungkin khan gua nanyain these following questions to others for answers?

What’s my biggest fear?

What are the things I most desire in life?

Why do I feel so touched by that movie?

Why are my tears for?

Why do I fall for that person?

And soo many other questions yang mana orang lain hanya bisa guessing and membuat kesimpulan mereka sendiri tanpa bisa secara pasti mengatakan ini lho jawaban yang paling benar, huahahaha..

Iya ga sih?

Aneh aja kalau sampai orang lain bisa tau sementara gua ngga.

Andai mereka bisa tau dengan tepat, mungkin dulu I had mentioned it to them tapi gua-nya lupa pernah cerita ke mereka.

And there are so many other questions yang more likely will forever remain a mystery.

Seperti misalnya :

When will I die?

Why was I born in this family?

Have I chosen the right paths in life?

And banyaaaak hal lainnya yang akan selalu menjadi misteri karena jawabannya hanya diketahui oleh Sang Pencipta.

Ada satu perkataan Elizabeth Gilbert yang menurut gua menarik.

Dia pengarang buku “Eat, Pray, Love” (belum baca sih jadi ga bisa bilang isinya tentang apa) and dia lagi itu diundang di Oprah.

Dia bilang :

Keep questioning and when it’s time, you’ll get the answer.

Mmm..

I guess she’s right.

The answer will eventually come when it’s the right time for us to know.

Kalau sekarang kita belum mendapatkan jawabannya, mungkin karena dianggap informasi itu belum berguna untuk kita sekarang jadi tau jawabannya sekalipun, kita ngga bisa memanfaatkannya.

Mungkin juga karena kita belum siap menerimanya jadi jawaban itu belum diberikan.

Tapi in time, we’ll know the answer, even when the answer might be that we don’t need to have the answer, ahahaha :p

Well, I can only hope that all the questions that are swirling in my head at times won’t lead me to the wrong place.

But even when it leads to that wrong place, may I have the time to get back to right place again before my time is up in this world.

Soo..

Jangan bosan2nya kalau I keep questioning questions to you.

And don’t hesitate to give me your answers for you’ll never know you might light the bulb in my head with what you’ve got to say 😉

Buat yang dengan sukacita telah memberikan pandangannya selama ini atas pertanyaan2 gua yang sometimes ngga penting (menurut kalian) itu, thank you yaa ^o^

Buat yang jarang jawab, duuuhh, piye toohh?

Gua khan pengen tau pendapat eloo, siapa tau jawaban elo itu adalah yang selama ini gua cari2, huehehe :p

-Indah-

Advertisements

4 Comments »

  1. tuteh Said:

    So… wanna ask me something? :p Something about me, not about you, sist hehehe 😀

    ~.*.~

    @ Tuteh : Waahh.. nantangin neeh? Ahahahaha :p *mikir2 dulu apa yang mo ditanyain ke Tuteh*

  2. vi3 Said:

    wah wah.. nanya mulu kek tamu.. 🙂

    ~.*.~

    @ Viee : Ahahaha.. ketauan dhee.. Vie sebagai tamu suka banyak nanyaa yaa? Hihihihi :p Gua sih kalo namu mah dieeemm, ahahaha 😀

  3. tuteh Said:

    Hahahaha mami vi3 ;D

    Btw new post dunk, sist ^^;

    ~.*.~

    @ Tuteh : Siaappp.. *wong tinggal copas, wakakakak :p*

  4. perasaaan lu nanya2 cuma soal petso ndah
    udh gue jawab koq 🙂

    ~.*.~

    @ Ekaa : Hahahaha.. masa seeh gua ngga pernah nanya soal lain? :p


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: