The Glow

Kemarin ini lagi ngobrol2 ma Ria via YM and dia nyaranin supaya gua bikin foto studio ma temen2 gua before I turn 30 this year.

Ada apa dengan usia 30 tahun?

Menurut dia, wanita yang telah memasuki usia 30 tahun akan kehilangan ‘cahaya’-nya.

Hmm..

Benarkah?

Gua tadinya ngga terlalu merhatiin seeh, tapi abis dia bilang githu baru dhe mulai merhatiin.

And I guess she’s right.

I know what’s been missing in women in their 30s.

It’s..

Their youth.

Ahahaha.. Itu seeh udah tau yaa :p

But like it or not, we’re growing older from time to time.

And walau mature-nya belum tentu, tapi seluruh organ tubuh kita menua hari demi hari.

Kalau menua secara alami dalam artian ngga pakai oplas (operasi plastik) maka pasti ada yang berubah antara young people dengan older ones.

Pernah lihat iklan keroyokannya Ponds yang menampilkan Cut Mini, Sandra Dewi, and Gita Guttawa?

Bagus juga sih ngambil model iklan dari 3 ‘generasi’, satu wanita di usia 30an, satu di usia 20an dan satunya lagi masih belasan tahun.

And I couldn’t help but notice the ‘glow’ among them.

Sandra Dewi mang cantik and she still looks fresh but in my eyes, ‘glowing’-nya kalah fresh ama si Gita Guttawa.

Pancaran sinar keremajaan si Gita itu lebih kuenceng dibanding si Sandra Dewi.

Mungkin karena si Gita masih polos juga kali ya, hehehe, jadi ‘sinar’-nya masih *cling*

Karena beberapa artis muda di usia akhir belasan tahunnya udah mulai kehilangan sinar-nya, kalau menurut gua sih githu ya.

Bukan berarti ga cantik lagi lho ya.

Tamara Blezynski still as beautiful and gorgeous as ever tapi still glow-nya udah rada menghilang dibanding pas dia masih 20an dulu.

Kemarin ini lagi ngomongin tentang glow2an ini ama si Michelle.

Dari hasil ngalor ngidul ngomong secara becanda, ada s’thing that strucked me.

Duluu gua pernah baca quote yang Β± begini bunyinya :

Beautiful young people are work of nature but beautiful old people are work of arts.

And I guess it’s true.

I feel like nature has been giving us all the same set of beauty.

Whether you feel pretty or not, below 30, kita semua dianugerahi hal yang sama berupa kemudaan.

Kulit lebih kencang (walau ga olahraga), rambut lebih tebal (yang makin menipis kalau ga rajin2 dirawat), gigi yang lebih kuat (yang makin rapuh karena pola makan yang kacau), and that glow!

Gua pikir 30 adalah ambang batas di mana akhirnya ‘nature’ melepaskan hak kita mendapatkannya secara alami dari alam.

30 dianggap sebagai waktu yang tepat untuk kita mulai mengusahakan that ‘glow’ agar tetap terpancar di wajah kita.

That ‘glow’ yang bukan hanya didapat hasil polesan make up tapi juga must come from within, from our hearts.

And indeed we can still have that glow after 30 but you have to work it to earn it ’cause nature won’t give it to us freely anymore ^o^

In each kindness and all the other good things we do, we make a glowing deposit in our heart that in time, sinar itu akan terpancar di wajah kita.

And I know a living example of a glowing woman in her golden age.

She’s none other than..

My Mami.

Yupp.. Nyokap gua tercinta itu salah satu wanita berumur that still has that glow in her face.

And I’m not saying this just because she’s my Mom, hehehe..

Mamii..

When I grow old, I want to be like you, get aged gracefully.

And still maintain that glow that comes from your kind heart.

Masih jauuuh seeh ‘bo to be half like her, huehehe, tapi boleh donks tetap ngarep supaya bisa be like her one day πŸ˜‰

-Indah-

Advertisements

6 Comments »

  1. Ndah kalo kepercayaan Jawa, kalo lu rajin puasa and tirakat (pantangan makan) that glow will still exist even after u r more than 50yod. Liat aja widyawati πŸ˜‰

    anw.. salam buat mamimu yah

    luv, Eka

    ~.*.~

    @ Ekaa : waaa.. harus mulai puasa donks neeh πŸ˜€ Thanks, Kaa.. salam buat nyokap elo juga yaa πŸ˜‰

  2. Miyabi Said:

    i don’t believe that you lost “the glow” mbak πŸ™‚
    blognya keren πŸ™‚

    ~.*.~

    @ Miyabi : Ahahaha.. makasih lhoo πŸ˜€

  3. mpokb Said:

    wah, boleh juga tuh resepnya si mommy dibagi, kenapa bisa tetap glowing? mungkin yang penting di hati merasa muda terus kali yak, supaya nggak turun semangat hidupnya.. πŸ™‚

    ~.*.~

    @ MpokB : kayanya sih rahasianya ituu.. keep a kind heart, Mpookk.. karena kebaikan yang ada dalam hati kita itu pasti terpancar keluar walau kita ngga bilang apa2, ahahaha πŸ˜€

  4. tuteh Said:

    Iya setuju. Gitgut glow banget ketimbang SanDew hehehe.

    Btw tadi ngobrol2 sama temen2 terus T bilang, “gue lho masih 29…ntar lagi baru 30. Kalian berdua udah 30…weeee…”

    Temen T bilang, “kalo kita, menjadi tua itu pilihan tapi berjiwa muda itu takdir hehehe… beda kali yah sama elu.”

    T cuma bisa cibir cengar-cengir πŸ˜€

    So… maybe juga dari hati ya… dari pancaran jiwa kita so orang ngeliat kita mudaaaaa terus πŸ˜€ *ngarep dot kom*

    ~.*.~

    @ Tuteh : wakakakakak.. gua baru pernah denger soal “menjadi tua itu pilihan tapi berjiwa muda itu takdir”, ahahaha.. nice one though ^o^

  5. tuteh Said:

    Sist… ijin nge-link yaaaa hehehehe…

    ~.*.~

    @ Tuteh : silahkaann.. πŸ˜€

  6. tuteh Said:

    Met wiken, sist… πŸ™‚

    ~.*.~

    @ Tuteh : Met wiken juga yaa, Tuteh πŸ˜€


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: