Which One is Better?

Plastik katanya butuh ribuan tahun untuk bisa terurai.

Karena itu sebisa mungkin penggunaan plastik harus diminimumkan.

Ramailah orang beralih ke paper bags.

Tapi kertas itu khan terbuat dari batang pohon yang udah diolah sampai jadi kantong kertas yang banyak dipakai di beberapa resto fast food.

Emang sih pertumbuhan pohon ga butuh sampai ribuan tahun tapi khan tetap aja sekali dibabat pasti banyak dhe.

Coba aja diliat kita butuh kertas banyaaaak bener.

Mulai dari buat nge-faks, struk atm, bukti pembayaran, nota penjualan, cek and giro, buku tulis, buku pelajaran, novel2, brosur iklan, dan masih banyaaak lagi.

Otomatis banyak pohon dibabat untuk sekali produksi untuk memenuhi kebutuhan di atas.

Masalahnya, waktu tumbuh pohon itu kalah cepat ama speed pembabatannya.

Kalau udah gini khan repots ya?

Lagi itu di Oprah pernah ada pertanyaan :

Which one is better? Plastic bags or paper bags?

Jawabannya adalah :

NONE! Better bring your own bags, huehehe..

Kalau udah gini, Makro patut berbangga hati karena dari dulu emang dia ngga pernah menyediakan kantong belanjaan (kecuali plastik buat buah or sayur yang perlu ditimbang -kayanya sih githu-).

Mungkin maksud awalnya buat menekan pengeluaran kali yee tapi sekarang khan mereka bisa bilang kalau mereka melakukan itu karena mereka peduli lingkungan, ahahaha..

Anywayy..

Gua jadi mikir tentang hal lainnya..

Belakangan ini dengan makin menjamurnya mini mart and hypermart di berbagai sudut kota membuat pedagang di pasar tradisional ketar ketir.

Marak pulalah ajakan untuk beralih ke tukang sayur yang biasa ngider di komplek perumahan daripada beli di supermarket atau hypermart.

Tapi ya ‘bo, andai semua orang menyerbu tukang sayur, and supermarket ama hypermart pada tutup semua, bayangkan berapa banyak orang yang jadi pengangguran ya?

Karena supermarket ama hypermart ini khan lumayan banyak menyerap tenaga kerja!

Apa cara yang paling okay untuk kebaikan kedua belah pihak tanpa mengorbankan salah satunya?

Pembeli senang, penjual senang dan mereka yang kerja pun ngga harus kehilangan mata pencaharian mereka.

Hmm.. Hmm..

-Indah-

Advertisements

2 Comments »

  1. Ndah menurut gue, smua hal pasti ada bad and giood side
    tinggal gimana kita memilih yang mana yang mau kita jalankan.
    Trust me, gak smua org mau belanja ke tukang sayur and gak smua org seneng ke mini mart
    soooo pasti semua udh ada jatahnya masing2 πŸ˜‰

    tapi kalo soal bag gue setujuh! πŸ˜‰

    ~.*.~

    @ Ekaa : mm.. iya sih, Kaa, emang bener selalu ada sisi positif and negatifnya yaa πŸ˜€

  2. togarsilaban Said:

    ya kayaknya bawa tas sendiri dari rumah, kayak jaman tahun 70 an.
    btw, saya juga tulis hal yang kira-kira sama di link berikut.
    http://www.togarsilaban.com/2009/04/22/pakai-kantong-plastik-atau-kantong-kertas/

    ~.*.~

    @ Togarsilaban : Hmm.. bisa jadi itu jalan keluar terbaik yaa πŸ˜€


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: