Just Be Yourself

Kadang gua bingung kalau orang ngomong :

Just be yourself!

Itu artinya gimana yaa?

Just be myself?

Gimana kalau gua masih belum tau kalau myself itu sebenarnya yang seperti apa seeh?

Kalau itu githu, how am I supposed to be one?

And sometimes orang juga suka bilang :

You’re not like yourself anymore!

Lhoo?

Myself seperti apa yang elo maksudkan toh yoo?

Me as in 10 years back then?

Emang ga boleh yaa berubah?

Masa iya harus hang on to the same old me for the rest of my life?

People change.

Like it or not, sometimes it’s inevitable.

And sebenarnya yaa.. Okay2 aja seehh..

As long as we change for the better.

Hehehe, semuanya seeh ngarepnya yaa pasti berubah ke arah yang lebih baik yaa?

Walau pada kenyataannya kadang ngga semanis itu, ahahaha..

Anywayy..

Mmm..

I still think whoever we are right now, ngga ada salahnya tetap work in progress untuk mengembangkan sifat2 baik dalam diri kita sekalian mengikis hal2 buruk yang masih betah nyantol.

And I’m still me, no matter how much I may have changed in the past few years.

Kalau gua-nya sendiri seeh berasa ngga banyak berubah yaa, mungkin karena changes-nya itu little by little jadinya yaa ngga terlalu kerasa juga.

But somehow mungkin dari segi pemikiran udah melenceng jauh from what I used to believe in, huahahaha :p

And what’s wrong with that?

Does that mean that I’m a plin plan person?

Bagaimana kalau apa yang dulu gua percayai itu ternyata gua baru tau salah?

Masa gua harus tetap stick on to it?

Itu khan ngga bijaksana namanyaa..

Kecuali kalau gua masih tetap menganggapnya benar tapi gua berubah pikiran karena dipengaruhi orang lain, naahh itu baru plin plan namanya.

Atau ngga?

Ngga tau dhee..

I used to think that wayy..

Bahwa orang yang easily changed his or her mind itu adalah orang yang plin plan.

Tapi sekarang I don’t see it that way anymore.

Mungkin aja dia baru dapat perspektif yang baru dalam memandang sesuatu ketika berbicara dengan seseorang sehingga dia bisa ngeliat dari sisi yang selama ini terlewatkan olehnya.

Aahh..

Tapi yang lebih benar adalah : gua ngga terlalu mikirin soal plin plan ini seeh, ahahaha..

Selama plin plan-nya tuh orang ngga berhubung dengan janji temu dengan gua, hihihi..

Khan nyebelin kalau sebentar jadi terus dibatalin eehh ngga tau-nya jadi lagi, aaarrggghh..

Anywayy..

What I noticed from going out with my friends adalah kita itu sering bangets susah milih mau makan di mana, ahahaha..

Begitu udah ketemu resto yang mau kita tuju, pasti lumayan lamaa juga melototin menu-nya and bolak balik tergiur beberapa menu yang dari foto terlihat enak2 sebelum akhirnya memutuskan mau mesen menu yang mana.

Sometimes I wonder..

Do we spend too much time thinking of unnecessary things?

I mean, ini khan cuman menu makanan githu lhoo, ngga perlu sampai mempelajari daftar menu dengan lebih detail, huahahaha :p

Sampai kadang kita suka becandain satu sama lain :

Jangan2 kita milih suami nanti jauuuuh lebih cepat daripada milih menu makan siang yaa?!

Ahahahaha.. Gawat bangets dhe kalau sampai githu kejadiannya maahh!!

Padahal khan, helloo!!

Ini soal suami githu lhoo, someone yang ideally you’re gonna spend the rest of your life with!

Masa tinggal asal comot aja?

Hanya karena mereka kebeneran mau married sama kita?

Please dhe aaahh..

Wong menu makan siang yang most likely at night or the next day udah keluar dari dalam tubuh aja dipikirkan dengan sedemikian lamanya, ditelusuri penjelasannya dengan sepenuh hati dan dipelototin gambarnya dengan tampang mupeng sebelum akhirnya dengan berat hati memutuskan untuk memilih yang satu dan mengorbankan yang lain..

Lha ini.. Suamii masa ngga diperlakukan dengan cara yang sama?

Ahahahaha..

Kenapa juga ngomongin soal makanan and suami ya?

Padahal khan lagi mau cerita soal : just be yourself, hihihi..

Hmm..

Sometimes I wonder..

Apa gua ngerasa belum tau who am I really itu karena gua masih berada di penghujung umur 20an?

Karena khan banyak yang bilang kalau umur 20an itu adalah umur pencarian identitas dan jati diri.

Eehh, sama ya antara identitas dan jati diri? Hehehe..

Bedain aja dhe biar kata sama juga :p

Gua pernah bilang ke temen gua betapa I’m kinda looking forward on being 40s.

Kenapa?

Karena banyak yang bilang that in 40s, you’ll get to know yourself a lot better and you start ignoring what other people say about you, not because what they say ain’t right but because you already know who you are and you’re not that easily being influenced anymore!

Terus temen gua nanya :

What if in your 40s, you’re still wondering about who you are?

Hmm..

I know, we’re all a unique individual person but come to think of it, I don’t think I’m that unique and special dhe aww..

I mean, I know that there’s only one person in this world who’s exactly like me tapi in more ways, I’m just like any other people.

And I guess I go with the flow.

You know..

Being totally clueless about myself in my 20s.

Getting to know myself a bit better in my 30s and shaping myself bit by bit in any area of my life.

Soo..

By the time I’m in my 40s, I’ve laid a solid base for myself.

Don’t know whyy..

But that’s what I believe deep down in my heart.

And I always silently wish semoga itu yang akan menjadi reality gua ketika gua berusia 40 tahunan nanti ^o^

So it’s all in the mix, between excited and kinda scared in turning 30 in just few months awayy..

And even though many say that age is just about numbers, I have to deal it myself, it’s not something that I can learn from others experience but something I should face it myself.

Soo..

Am I not being myself?

I don’t know.

Maybe it’s all just a process of being more myself day by day and little by little until I stop changing on the day that I die πŸ˜‰

-Indah-

Advertisements

5 Comments »

  1. Suka banget kalimat yg ini Ndah :

    Mungkin aja dia baru dapat perspektif yang baru dalam memandang sesuatu ketika berbicara dengan seseorang sehingga dia bisa ngeliat dari sisi yang selama ini terlewatkan olehnya.

    anw ini postingan temanya jadi luas bgt ya.. dr plin plan sampe menu makan siang, suami and being 40 πŸ™‚

    heeem… lumayan memperkaya otak πŸ˜‰

    ~.*.~

    @ Ekaa : Ahahaha.. jadi luas karena yang nulis ngga bisa fokus ke satu hal aja kalo lagi ngebahas sesuatu :p Enakan cerita ke sana sini yang ngga jelas, ahahahaha πŸ˜€

  2. Meda Said:

    hihihhhh … berat nih postingannya. aku kadang kalo lagi ga mood bisa laen banget! tapi jangan salah, kalo lagi mood banget juga, bisa jadi orang laen deh. tapi intinya, mungkin yah, ada sifat2 dasar kita yang keliatan ama orang lain sehari2, dan itu ga bisa dirubah …

    tapi jujur aja ndah, aku jg belum nemu didiri aku sendiri hahah!

    manciiiiiiiiiiiiinggg yooooooookk!

    ~.*.~

    @ Medaa : Iyaa.. Mee, kita khan makhluk yang kompleks yaa, yang punya banyak macam sisi dalam diri kita, ahahaha πŸ˜€

    Baguss.. ada temen seperjuangan mencari jati diri, ahahaha ^o^

    Yuukk.. mancinggg.. masih ada beberapa ikan yang belon ketangkap neeh :p

  3. lowercaser Said:

    sebetulnya makna “just be yourself” itu lebih ke “follow your heart”, bukan asal ikut2an orang lain.. jadi make sure to do whatever you think is right, whatever you believe.

    soal believenya ntar berubah, ya gpp toh. ada tambahan lagi “jadi org jujur terpaksa tidak bisa konsisten” begitu hehehe

    ~.*.~

    @ Onitt : iyaa, Nit, lagi diusahakan seperti ituu, cuman kadang2 masih suka nyangkut ngikut2 orang abis sepii sendirian, huehehehe πŸ˜€

    Ahahaha.. mantapss!! Jadi orang yang ngga konsisten = jujur? ^o^

  4. genial Said:

    jd inget sama lagunya audio slave… just be your self… is all i can do πŸ™‚

    ~.*.~

    @ Genial : Hmm.. ngga yakin udah pernah denger apa belon, ahahaha πŸ˜€

  5. mpokb Said:

    paling nyaman memang jadi diri sendiri, Ndah. belum tentu sikap yang diambil orang lain pas dengan hati kita. malah jadi nggak wajar.. tapi bukan berarti harus nggak berubah lho..

    ~.*.~

    @ MpokB : Ahahaha.. bener bangets yaa, Mpok.. lagian gua rasa juga kita ngga akan pernah bisa jadi orang lain selain diri kita, iya ngga sih? πŸ˜‰


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: