My Date With Drew Barrymore

Aduh, jadi ngomongin film mulu, ahahaha, but ok2 it’s khan?

Soalnya sebulanan kemarin khan gua puasa keluar rumah jadinya yaa harus nyari2 cara supaya ga bikin diri bosan, salah satunya ya nonton dvd.

And seneng dhe kalau berhasil nonton film yang ceritanya bagus and abis nonton itu, bisa dapatin ‘sesuatu’ untuk dicerna lebih lanjut dan moga2 bisa diterapkan dalam hidup ^o^

Dan film terakhir yang gua tonton itu adalah ‘My Date With Drey Barrymore’.

Film ini adalah film dokumenter tentang perjuangan seorang pria berusia 27 tahun bernama Brian (something) yang dari sejak kecil udah kesemsem ama Drew Barrymore sejak kemunculannya di ‘E.T.’ dan ketika dalam suatu game show ia memenangkan uang $ 1,100 maka ia bertekad bahwa dalam jangka 30 hari dan dengan uang yang dimilikinya, ia bertekad untuk mendapatkan kencan dengan Drew Barrymore.

Ah ya dan tak lupa dengan ‘modal’ handycam dari Circuit City yang ada 30-days money back guarantee maka Brian bersiap mewujudkan mimpinya.

Pernah denger ngga teori yang bilang bahwa sebenarnya we’re all connected with everyone in the world just by 6 degrees separations?

Jadi between me and Totti sebenarnya cm kepisah ama 6 orang aja, huahahaha 😀

*ngarep*

Well, itu if you know the right people to get you connected with the person you’d like to meet seeh.

Naahh, dengan mengusung prinsip ini maka Brian bersemangat mencari kontak yang makin mendekatkannya dengan Drew.

Beberapa hari sejak awal diluncurkannya project ini, Brian yang dibantu oleh teman2nya menemui titik cerah karena berhasil mendapatkan kontak dengan orang yang mengenal orang yang berhubung dengan Drew.

Selama 30 hari, Brian pontang panting ke sana ke mari demi hasil akhir yang diharapkannya.

Di tengah proyek bahkan mereka sempat mengirimkan cuplikan dari dokumenter mereka ke perusahaan yang menaungi Drew, berharap ketika Drew melihatnya maka akan tertarik untuk bertemu dengan Brian.

Tapi ternyata sampai akhir tenggat waktu yang ditetapkan, sepertinya Drew belum juga melihat cuplikan yang mereka kirimkan itu.

Brian sempat mendatangi cenayang untuk mencari tahu kemungkinan dirinya berhasil mengencani Drew atau tidak.

Sang cenayang bilang bahwa in the end Brian berhasil mendapatkan kencan dengan Drew tapi tidak dalam jangka waktu yang dia tetapkan.

Beberapa hari menjelang berakhirnya batas waktu 30 hari (kenapa 30 hari? Karena batas pengembalian handycam-nya cm 30 hari ‘bo, lebih dari itu maka Brian harus membayar pembelian handycam tersebut padahal ia tidak punya uang :p), dengan bantuan temannya mereka meluncurkan sebuah website dengan harapan ada seseorang yang mengenal Drew (atau bahkan Drew-nya sendiri) mendengar selentingan tentang website tersebut dan mengaksesnya.

Mereka membuat banner besar dan memasangnya di jembatan.

Brian bahkan diwawancara oleh stasiun radio yang tertarik dengan misinya itu.

Ketika sang penyiar menanyakan contact number-nya Brian, dengan semangat Brian mengumumkan alamat websitenya di :

http://www.mydatewithdrew.com

Tapi apa yang terjadi? Sore hari setelah wawancara di radio tersebut, website-nya down, aarrgghh..

Gelombang putus asa pun kembali melanda.

Ketika akhirnya website-nya kembali bisa diakses, Brian mendapatkan banyak e-mail yang mendukungnya dan mendoakan supaya impiannya bisa terkabul.

But still..

No news from Drew or even her close connections.

Dengan pasrah, Brian ditemani sahabatnya pun mengembalikan handycam yang telah menemaninya dalam perjalanan menuju mimpi.

Dengan berat hari, sang handycam dikembalikan tanpa hasil yang sesuai harapan.

Brian pun kembali terjebak dalam kehidupannya yang membosankan, bekerja dengan gaji sekedarnya.

Sampai suatu hari, di hari ke-80 sekian dari sejak awal proyek, mereka kembali ke Circuit City di cabang lain dan ‘meminjam’ handycam lainnya dan memulai syuting lagi karena ada titik terang ketika e-mail yang pernah Brian kirimkan ke personal assistant Drew (kayanya sih ya :p) mendapatkan balasan dan dia meminta copy dari dvd yang pernah dibuat Brian agar bisa dikirim ke Drew.

Gedebak gedebuk mencari di manakah copy dvd yang masih tersisa, akhirnya mereka berhasil menemukan satu yang langsung dikirimkan via Fed Ex supaya keesokan paginya Drew bisa langsung melihatnya.

Dan akhirnyaa, Saudara/i pencinta mimpi, Brian berhasil mendapatkan kencan makan siang dengan Drew!

What a dream comes true, eh?

And the date?

Berlangsung jauh lebih lancar daripada kencan gadungan yang pernah Brian lakukan dengan seorang wanita yang berpenampilan mirip Drew.

Brian dan Drew bisa mengobrolkan banyak hal karena kebetulan mereka menyukai hal yang sama.

Drew memberikan hadiah kepada Brian berupa handycam supaya dia ngga perlu lagi kuatir soal pengembalian dan tenggat waktu, hahaha :p

Sementara Brian memberikan Drew bunga dan kado berupa, hmm.. Ngga jelas dhe apaan :p

Aahh ya, ini project ceritanya berlangsung di masa premiere ‘Charlie’s Angel 2’ dan berkat fake id buatan temannya Brian maka Brian dan kedua orang teman wanitanya berhasil masuk ke after party-nya Charlie’s Angels!

Wakakakak..

Brian bahkan sempat bersalaman dengan Drew tapi ia kehabisan kata2 dan ngga bisa mengungkapkan lebih banyak hal tentang projectnya.

Kesimpulan setelah nonton film ini?

Drew is such a darling!

Huehehehe..

Dia itu sepertinya a warm person bangets with pleasant personality and she seems sincere and ngga banyak tingkah.

Ketika Drew bilang that she felt honoured that someone would do something like that for her, gua ngerasa it comes from her heart not just lipservice, ahahaha 😀

Another thing is..

Melihat perjuangan Brian dalam memperoleh mimpinya itu, somehow gua jadi keinget ama ucapan berikut :

Happiness is a journey and not a destination

And sepertinya itu memang benar.

Gua ngerasa the ups and downs yang dilakukan si Brian lah yang menjadikan hasil akhir berupa kencan dengan Drew-nya jadi terasa ‘manis’.

Karena dalam perjalanannya, Brian menemui berbagai macam hambatan dan jalan buntu.

Belum lagi harus menghadapi orang-orang terdekatnya yang meragukan misinya dan menganggapnya konyol serta terlalu banyak bermimpi.

But you can see semangat dan gairah yang memancar di wajah Brian selama menapaki jalan menuju mimpinya itu.

Dan dalam perjalanannya itu dia juga mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat, belum lagi doa dari orang-orang yang bahkan tidak mengenalnya.

Jadi mikir..

Mungkin sebenarnya bukan pencapaian mimpinya itu sendiri yang membuat kita bahagia tapi lebih ke arah keeping the dreams alive in our heart yang membuat kita keep the spirits in living day by day kali ya?

Emang sih kadang sebel juga kenapa ada aja nemu orang yang sepertinya perjalanan hidupnya itu mulus2 aja, semua pintu terasa dibukakan untuk dia, tinggal milih aja mau yang mana.

Sementara as for me?

Lebih sering ngerasa pintu2 pada terkunci semua, huahahaha..

Tapi dipikir2..

I know me juga.

Kalau gua mendapatkan sesuatu too easily, even for something I want, biasanya gua cenderung take something for granted.

Mungkin karena itu gua harus merasakan sakitnya tertusuk duri, kesalnya ketika harus memindahkan tumpukan batu yang menghadang di jalan yang akan gua lalui atau rasa putus asa ketika udah dekat lagi mencapai awang2, gua kembali harus dihempaskan ke bumi.

Kenapa?

Supaya by the time gua mendapatkan what my heart really desires, gua lebih bisa menghargai apa yang gua dapatkan.

Gua bisa bersyukur akan apa yang gua raih.

Githu kali yaa?

Atau jangan2..

Lagi2 ini hanyalah misi penghiburan diri karena belum juga berhasil mewujudkan mimpi gua?

Ahahahaha :p

-Indah-

Advertisements

2 Comments »

  1. Selama lu berusaha pasti mimpi lu bisa tercapai Ndah 🙂
    gue bantu doain ya

    tp mimpi lu apa?
    kalo yg berbabu anarkis gak ikutan ah hahahaha

  2. Indah Said:

    Eitss.. makasih lho atas doa-nya, Kaa, tenang aja ngga anarkis kok, ahahahaha 😀


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: