Imajinasi & Quote Yang Bikin Mikir

Books are for the people who wish they were somewhere else
-Mark Twain-

Tadi abis mampir ke blognya Via and nemu quote di atas yang dia pejeng di postingannya.

And somehow apa yang dikatakan Mark Twain itu bikin gua jadi mikir.

Sebelum lanjut..

Apa yang melintas dalam pikiran kalian ketika membaca quote di atas?

Biasa dhee.. Dari satu kalimat khan kalau yang baca orang yang beda maka bisa diartikan secara berbeda pula, huehehe ^o^

As for me, ketika membaca quote itu ntah kenapa gua jadi bertanya2..

Apakah itu artinya :

Buku hanyalah bagi orang yang ngga puas akan kehidupannya?

Karena beberapa orang yang gua kenal and mereka ngga doyan baca buku, emang sih mereka itu so busy socializing, ntah kelewat sibuk ama kerjaan atau sibuk ama berbagai macam kegiatan dengan seabrek2 teman.

Ada juga yang lebih demen nonton buku yang udah di-film-in daripada baca versi bukunya karena lebih enak lihat gambar2 githu daripada melototin rentetan huruf2 yang terjalin menjadi kata yang membentuk kalimat yang terangkai menjadi sebuah cerita utuh.

Kenapa gua mengartikan seperti di atas?

Ngga tau, itu aja sih yang pertama kepikir ketika baca quote itu, hehe..

Kalau temen gua itu malah membayangkannya adegan membaca buku sepanjang hari dengan nyantai.

See, dari kalimat yang sama aja gua ma dia mengartikan dengan berbeda, hahaha :p

Beberapa waktu lalu gua nonton film ‘Becoming Jane’ yang diperankan oleh Anne Hathaway yang menceritakan kehidupan penulis tersohor, Jane Austeen, yang beken dengan karyanya ‘Pride & Prejudice’.

Bukan tentang keseluruhan ceritanya itu sendiri sih yang mau gua bahas tapi lebih ke salah satu adegan yang berkesan bangets buat gua.

Yaitu ketika si Jane ini ke ‘kota’ lalu bertemu dengan salah satu penulis wanita kenamaan pada jaman itu.

Okay, I admit, gua lupa nama si penulis itu, ahahaha, tapi psstt, jangan bilang siapa2 yaa 😉

Jane mengagumi karya2 penulis wanita itu yang begitu kaya warna dan bisa membuatnya tenggelam dan terlena dalam petualangan sang tokoh dalam cerita.

Tapi ternyata pas dia ketemu ama penulisnya, si Jane ngerasa kok nih penulis hidupnya so very dull ya?

Dari tempat tinggalnya penulis itu aja terlihat monoton and suram.

Terus more or less si penulis bilang gini :

That’s the power of imagination, dear!

And gua tertegun sejenak sebelum dalam hati berteriak2 mengamini ucapan si penulis itu, huahahaha..

Yupp.. Imajinasi can take us anywhere we want to go!

Menabrak semua batas hambatan yang ada, melintasi dunia dan menembus ruang serta waktu.

And that’s the beauty of it.

Walau efek sampingannya kalau kebanyakan ngayal terus senyam senyum sendiri nanti bisa disangka gila lho, wakakakak :p

And many many great things di dunia ini awalnya itu cuma ada di dunia imajinasi.

Tapi ya of course buat mewujudkannya ke dalam dunia nyata, diperlukan lebih dari sekedar imajinasi, tapi juga perlu adanya tindak lanjut berupa actions dalam dunia nyata.

Tapi pertama2, kita harus bisa membayangkannya dalam dunia khayalan kita itu.

Kalau ngga salah inget pernah denger di mana yaa dulu betapa awalnya Disney pun ditertawakan pas pertama kali menawarkan konsep idenya yang berbeda dari kebanyakan.

Tapi lihat sekarang, hasil produksi Disney banyak bangets ‘boo, sehingga sometimes gua jadi bertanya2..

Apa jadinya dunia tanpa ada Disney?

Okayy.. *lebayy*

Wakakakak..

Tapi yaa, sometimes we’re so used to something sehingga kita lupa mempertanyakan gimana asal muasalnya itu benda bisa ada di dunia.

Gua aja sampai sekarang masih terkagum2 ama si Alexander Graham Bell yang menciptakan telpon, hihihi ^o^

Ada yang bilang gini :

If you can dream it then one day you might make it come true

Jadi yaa semuanya itu berawal dari mimpi yang terkadang membutuhkan daya imajinasi tingkat tinggi, hahahaha 😀

Ada salah satu perkataan si Anggun yang bagus dhe, ± dia bilang gini :

Kalau mang punya mimpi, pas bangun tidur lakukan sesuatu untuk membuatnya terwujud, jangan kembali tidur!

Huehehehe.. Nice sayings.

Ada juga yang bilang bahwa semua orang bisa bermimpi ketika sedang tidur tapi pas bangun banyak mimpi2 itu yang buyar and baru bersambung lagi di tidur berikutnya.

Jadi yaa seperti kata si Anggun, pas udah melek sekalipun, mimpi itu harus tetap ada tapi kita-nya jdn keasyikan di alam khayalan tanpa melakukan sesuatu yang mendekatkan diri kita ke arah terwujudnya mimpi itu.

Aahh.. Gua seneng dhe kalau bahas soal mimpi2 gini, hihihi..

Maklum masih dalam semangat menggebu mewujudkan mimpi, hahaha :p

And kalau ngga salah yang beken dari film ‘Annie’ gini nih..

A dream is a wish your heart make

Sori, bukannya ngga mau ngelanjutin tapi emang kaga tau lanjutannya, ahahaha, biasanya gua nyambungin pakai la la laa ^o^

Oh iya, ada dink yang gua tau juga :

No matter how your heart is breaking, if you keep on believing, a dream that you wish will come truee..

Aahh aahh.. Gua suka dhe kalimat itu.

Jadii..

Just believe in your dreams yaa..

Somehow somedayy..

Dengan restu dari Tuhan, apa yang hati kita dambakan pasti akan diwujudkan 😉

Tinggal sabar aja menunggu waktuNya, hihihi ^o^

Bukan waktu kita, bukan waktu GMT atau waktu WIB atau waktu Amrik (apa pula ini :p).

Karena apa?

Seperti lagunya Delon :

Semua akan menjadi indah pada waktu-Nya

Yoii..

Sambil nunggu, enakan sambil nyeruput Indomie yang panas2 yukk..

Geezz.. Gua amat sangat merindukan Indomie bangets neeh, especially Kaldu (Ayam), rasa favorit gua :q

Mii.. Kapan aku boleh makan Indomie lagee?! Udah lewat dari sebulan neehh ngga mengkonsumsi Indomie!! *sigh*

-Indah-

Advertisements

2 Comments »

  1. mpokb Said:

    sebetulnya apa yang disebut “fiksi” itu terkait dengan realita juga kan, Non Indah? sering kali si pengarang mengangkat hal-hal yang diketahuinya dari kejadian nyata, yang ditambahi imajinasi 😉

  2. Indah Said:

    Bener juga, Mpok, kalo ngga ya berdasar harapan dari si pengarang, “realita” yang dia inginkan terwujud tapi ngga kesampean and hanya bisa terjadi dalam alam imajinasinya, hehehe 😀


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: