Minta Tolong!

Ada yang pernah nonton reality show ‘Minta Tolong!’ di RCTI?

Kayanya tayang tiap hari dhe mulai jam 4 lewat sampai jam 5 sore.

Inti ‘cerita’ dari ‘Minta Tolong!’ ini yaa sesuai dengan namanya di tiap episode ada orang yang minta tolong sepanjang jalan.

Ntar buat siapa aja yang mengulurkan tangan tanpa pamrih, in the end-nya akan dikasih uang tunai.

Orang yang minta tolong-nya beragam.

Gua kemarin ini sempat nonton yang edisi ibu2 pemulung yang minta2 makan ke sana sini tapi pada ditolaks.

Sampai sang ibu harus bermalam dengan perut keroncongan.

Baru keesokan harinya ketika sedang duduk di pinggir jalan, sang ibu kembali mencoba minta makan pada seorang ibu2 lainnya yang duduk di sebelahnya sambil menggendong bayi.

Timbul rasa iba dalam hati sang ibu yang menggendong bayi itu, ia pun mengulurkan makanannya kepada sang ibu pemulung.

Setengah tak percaya, si ibu pemulung bertanya, ‘Benar nih, Bu, nasi bungkusnya untuk saya?’

Si ibu dengan anak bilang, ‘Iya, dimakan saja.’

Ibu itu pun meminta maaf karena tidak punya air untuk si ibu pemulung minum.

Tak lama sambil si ibu pemulung makan, si ibu beranjak ke warung di dekat situ untuk meminta teh hangat untuk sang ibu pemulung.

Sambil menunggui ibu pemulung itu makan, sang ibu mengajak ngobrol dengan bertanya nama si ibu pemulung dan asalnya dari mana.

Selesai makan, sang ibu pemulung mengucapkan terima kasih pada sang ibu kemudian dia berlalu.

Tak lama, ada seorang wanita yang menghampiri ibu dengan anak itu.

Dan wanita itu memberikan sejumlah uang atas kebaikan hati sang ibu kepada ibu pemulung tadi.

Waahh..

Adegan yang menyentuh.

Mungkin ini yang dibilang dengan : memberi dalam kekurangan ya?

Kalau episode sore tadi ada ibu2 hamil yang minta tolong ke tukang becak untuk mengantarkannya ke tempat tujuan yang letaknya lumayan jauh.

Tapi masalahnyaa..

Si ibu2 hamil itu tidak punya uang untuk membayar sang tukang becak!

Setelah ditolak 136 orang selama 11 jam, akhirnya orang ke-137 yang dimintai tolong, mengulurkan tangan dan memberikan bantuan berupa tumpangan naik becak ke si ibu hamil walaupun ia tidak dibayar.

Setelah si ibu hamil itu turun dari becak di tempat tujuan, seorang wanita muda menghampiri bapak tukang becak dan bertanya apakah ibu hamil itu anaknya.

Pak tukang becak bilang bukan, ia hanya membantu ibu hamil itu sampai ke tempat tujuan.

Lalu sang wanita muda itu memberikan sejumlah uang ke sang bapak yang langsung jongkok di samping becaknya, tidak percaya akan rejeki yang diterimanya hari itu.

The good thing tentang acara ini adalah : there’s still hope in our society di mana masih ada orang yang mau mengulurkan tangan untuk membantu mereka yang memerlukan pertolongan!

And seperti yang tadi udah gua singgung, you don’t have too have much dulu untuk bisa menolong orang lain karena in any kind of situation, kalau emang kita niat, pasti ada yang bisa kita bantu 😀

-Indah-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: