My 2009

Soo..

I’ve decided to start a new blog, ahahaha :p

Still in Blogdrive, bukan karena terlalu cinta ama Blogdrive tapi lebih karena paling gampang login di sini ^o^

Sebenarnya udah sempat bikin account baru di WordPress demi kepentingan supaya bisa komen di blognya Dee tapi ternyata gua kaga bisa login and post new entry, duhh..

Apa gunanya bikin blog baru kalau githu mah, iya ga?

Kenapa ya gua hobi bangets bikin blog baru? :p

Antara lain sih karena gua orangnya bosenan, ahahaha..

Lagian tiap kali punya blog baru tuh ada semacam new excitement, gairah untuk mulai rajin ngisi blog yang baru, hehehe 😀

Lagiaaann..

Ini tahun 2009, lho apa hubungannya?

Ngga ada sih, cuman seneng aja nyebut2 angka 2009 :p

Gua mau cerita dikit tentang cara gua memulai tahun yang baru ini.

Di akhir tahun 2008 lalu yang mana awalnya sempat bimbang antara mau menghabiskan waktu dengan teman2 sambil nonton ‘old & new’ di bioskop or ke mana dhe githu, atau merenung di rumah berhubung 31 Desember 2008 adalah tahun terakhir gua akan menghabiskan waktu sebagai seorang wanita di usia akhir 20an..

I know, I know..

Gua emang selalu ngga nyambung kalau urusan sentimentil, semua hal bisa bikin gua ngerasa sentimentil, huehehehe :p

Back again..

Iyaa.. Akhir tahun kemarin adalah tahun terakhir di saat gua berusia 29 tahun karena di tahun 2009 gua akan berusia 30 tahun!

Huhuhu.. Kinda scary ‘boo!

Anywayy..

Akhirnya nature did its own destiny and chose for myself tentang bagaimana gua harus menghabiskan hari terakhir gua di tahun 2008!

Gua kolaps di tanggal 31 Desember 2008!

Dimulai dari pagi hari, didn’t know exactly why tapi gua demam tinggi yang menyebabkan gua mengingau ngga jelas hampir sepanjang hari.

Menjelang sore hari dengan paksaan dari kakak tertua gua akhirnya gua pun dilarikan ke rumah sakit.

Sebelumnya itu selama seharian gua minta satu per satu anggota keluarga supaya mendoakan gua.

Samar2 sekarang gua teringat betapa mereka pada menangisi gua sementara gua demam tinggi di kisaran 40 derajat Celcius!

Di rumah sakit gua diinfus and setelah ngendon selama ± 2 or 3 jam, gua pun pulang karena dibilang berhubung baru demam hari pertama, percuma mau cek darah juga.

Sekitar jam 6 sore, demam gua udah mulai turun tapi malamnya kembali panas tinggi sehingga pas di hari menyambut tahun baru di awal 2009, gua resmi balik ke rumah sakit and kali ini pakai acara nginep, ga tanggung2 langsung selama 8 hari, huhuhu..

Yupp.. Gua kena demam berdarah ‘boo..

Aaiiihh.. Nyamuk, gua pikir kita cs-an tapi kenapa elo nyebabin gua terkena demam berdarah?! *toeng*

Being in the hospital for the first time since a very looong time..

Hmm..

I got to sayy..

It was NO FUN at all!

Seriouslyy..

Gua itu tipe penghindar dokter and rumah sakit kelas wahid, not because I was always perfectly in a good shape, but I just hate doctors and hospital!

Gua alergi ama mereka!

And gua punya trauma ama jarum suntik and darah!

But..

It came to a point where I couldn’t avoid it anymore.

Gua harus merelakan tubuh gua ditusuk2 ma jarum buat diambil darah e’day buat ngecek kadar trombosit gua, belum lagi buat naruh infus.

It wasn’t as bad as I always feared of tapi tetaaapp, itu sama sekali bukan sesuatu yang menyenangkan!

My friend asked me what are the things I’ve learnt during my dull days in the hospital?

You know what..

Sekarang gua tau harus memohon apa ama Tuhan..

Aside from the very main thing I’ve asked Him, gua akan minta supaya gua jangan diberi penyakit yang mematikan yang mengharuskan gua menghabiskan hari2 terakhir gua di bumi dengan tidur di ranjang rumah sakit!

Maaann..

Seriuosly, I wasn’t that optimist as a person!

Hospital rasanya made me even sicker!

Semangat hidup gua rasanya menurun dengan dikurung di ruangan kecil yang dibatasi gorden hijau itu.

Suddenly my life cuman berkutat di ranjang rumah sakit and wc di dalam ruangan itu aja.

Ruang gerak gua jadi menyempit bangets.

And I have lost the energy to fight my disease and all my positivities drained out from my mind, seperti ada yang nyedot semua optimisme gua keluar dari diri gua.

Padahal gua ga mengidap penyakit yang mematikan!

Ini bikin gua nyadar kalau elo harus punya that optimism in your own self karena elo ngga bisa mengandalkan orang lain!

Pelajaran lain yang gua dapatkan hasil nginap di rumah sakit adalah..

Ternyata..

Persaudaraan between me and my siblings itu lebih kuat dari perkiraan gua semula.

I know that we’re still not as unite as I wish us to be.

Tapi while I was sick, they were all very caring to me.

My sister and my brother bahkan sampai nginep di rumah sakit buat jagain gua!

Belum lagi koko gua yang paling gede tiap hari mampir ke rumah sakit sepulang kerja.

It may not be much but coming from him, it was such a huge thing!

Belum lagi nyokap gua yang tiap hari pasti ke rumah sakit and stayed there until 9 pm.

Gua jadi terharu..

Ternyataa..

I was truly blessed having them as my family!

They were all praying for me.

They were all there for me.

Through every thick and thin of my life!

But I guess my biggest lesson adalah related to faith.

Hmm..

I couldn’t let you know in details about what was going on..

But since 31st December, 2008, gua mendapatkan ‘pencerahan’ yang menjawab hal yang sempat membuat gua bingung selama ini.

I’m now certain about what I believe in my life.

He has been so good to me!

Tuhan ternyata ngga pernah meninggalkan gua.

Mungkin ini memang hal yang harus gua jalani di awal tahun yang baru.

But I can always be sure kalau Dia ngga akan pernah melepaskan genggamanNya.

Dia akan selalu ada dan menuntun hidup gua.

That is why no matter how weak and small my own light right now.

I know I got to hold on to it and ngga membiarkannya padam.

Tuhan, I love You!

Okayy..

Rasanya ini postingan perdana yang lumayan panjang yaa, ahahaha :p

Lagi berusaha untuk konsisten nulis neehh :p

Mudah2an semangat nulis gua ga kembali kendor :p

Masih ada impian gua yang belum terwujud.

Belum ada titik terang dari usaha terakhir yang gua lakukan.

But I love this thing too much that sometimes I just couldn’t move it aside anymore.

Ngga apa2 jika ini belum jadi waktu yang tepat for me to bloom.

Karena somehow I do believe karena semua hal akan jadi indah pada waktu yang Tuhan tetapkan.

I couldn’t speed it up and I couldn’t slow it down.

Gua hanya perlu berusaha mewujudkan hal yang emang gua inginkan.

Dan sisanya hanya bisa pasrah apakah Tuhan merestuinya apa ngga.

Yukk aahh.. See you in my next postings ^o^

-Indah-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: